Shuttle J3, barebone komputer dengan Intel Core i7

Senin, 31 Mei 2010

Pada awal bulan ini Shuttle sudah memperlihatkan desktop kecil barebone yaitu J1 dan G2 dan baru-baru ini telah hadir model ketiga yaitu Shuttle J3 yang memiliki spesifikasi sangar yang tipe lengkapnya adalah Shuttle XPC SX58J3.

Jangan meremehkan si kecil ini, karena model ini dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7-980X Gulftown, yang merupakan prosesor tercepat saat ini dan berdampingan dengan NVIDIA GeForce GTX 480.

Shuttle tidak menjelaskan dengan detil mesin yang tersedia, namun di video dapat dilihat bahwa terdapat stack USB ports dan sistem pendingin pada produk ini.

https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/shuttle-j3-barebone-komputer-dengan.html

Classmate PC dari Intel, lebih fleksible dan convertible

Intel Corp telah merilis classmate PC yang fleksibel dan paling convertible. Didukung leh manufaktur computer local yang menjadi bagian dari Intel Learning Series, laptop classmate PC ini mengkombinasikan estetika dengan kekuatan, fungsi PC secara penuh dengan kemampuan e-learning dan improvisasi performance dengan efisiensi energi.

Dibangun atas kesuksesan desain classmate OC sebelumnya, Intel menyediakan laptop ini untuk anak sekolah di seluruh dunia, terutama pendidikan tingkat dasar.

Dilengkapi dengan processor Intel Atom dan monitor LCD 10.1 inch, classmate PC baru ini memiliki tambahan memory dan penyimpanan untuk menjalankan aplikasi yang membantu siswa, seperti excel untuk study mereka dan membangun skill mereka di masa depan.

Desain baru dari classmate PC ini dapat diubah dari desain bentuk clamshell menjadi tablet PC, memudahkan siswa untuk secara natural switch bentuk laptop, sesuai kebutuhan dan aktivitas juga lokasi mereka di kelas atau yang dinamakan Intel sebagai "micro-mobility".

Classmate PC ini tersedia untuk anak-anak, dengan fitur touchscreen yang dioptimalkan untuk aplikasi eReading, fasilitas keyboard anti air, touchpad dan layar, improvisasi kekuatan dengan pengujian dijatuhkan dari ketinggian meja, dibanting dan permukaan anti gores, juga keyboard yang anti bakteri.

Di modue tablet PC, tempat telapak tangan seperti di laptop tidak dibutuhkan, karena siswa hanya langsung menulis dan menggambar di layar.

Fitur lainnya dari classmate PC ini termasuk baterai yang dapat bertahan hingga 8.5 jam dan dapat di-charge.

Selain itu, classmate PC dilengkapi pula koneksi wireless Wi-Fi dan akses 3G, juga WiMAX untuk kemudahan jaringan dan koneksi Internet.

https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/classmate-pc-dari-intel-lebih-fleksible.html

Intel membatalkan peluncuran chip Larrabee

Intel berencana untuk menjadikan processor multi-core standalone untk menjadi grafis tingkat tinggi, yang diberi nama Larrabee. Namun, sayangnya tampaknya Intel telah membatalkan niatnya untuk meluncurkan processornya ini.

Alasan dari Intel juga belum jelas, Namun Intel mengakui adanya desain yang rumit dari processor tersebut ataukah arsitektur grafis impian Intel tersebut masih jauh dari kemampuan Nvidia.

Chip processor Larrabee sendiri sudah dikerjakan Intel selama beberapa tahun. Larrabee juga dikenal sebagai arsitektur multi-core x86 untuk computing visual. Di satu sisi Intel ingin memperluas processor x86 ke dalam grafis, dan Larrabee ini akan mengambil 2 per 3 core CPU x86 dan menyatukannya di cache memory yang tepat untuk membuat kinerja antar processor semakin cepat.

“Silicon Larrabee dan pengembangan software masih kami harapkan dapat selesai. Namun, product Larrabee ini tidak akan diluncurkan sebagai product grafis standalone, namun akan digunakan sebagai pengembangan software untuk penggunaan internal dan eksternal. Untuk itu, kami masih akan mendiskusikannya lagi di tahun 2010.” ungkap Intel. Bahkan, dalam forum Intel, terdapat komentator yang menyebutkan bahwa Larrabee mungkin tidak bisa bersaing dengan arsitektur grafis tingkat tinggi Fermi dari Nvidia, karena banyak sekali detail dari arsitektur chip grafis Nvidia sebelumnya.
https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/intel-membatalkan-peluncuran-chip.html

Ubuntu Light dan Unity, distro Ubuntu linux untuk Netbook

Canonical baru saja meluncurkan lingkungan desktop baru bernama Unity pada Ubuntu Developer Summit (UDS) di Belgia pada 10 Mei 2010 kemarin.

Unity akan menjadi desktop standar untuk Ubuntu 10.10 edisi Netbook yang dirilis Oktober 2010 dan saat ini telah tersedia bagi pengembang saja.

Unity didesain untuk netbook dan perangkat sentuh. Desktop baru ini menawarkan panel baru dan launcher aplikasi yang membuat cepat dan mudah mengakses aplikasi, seperti browser dan menghilangkan bagian layar yang jarang digunakan untuk penggunaan mobile maupun di netbook.

Selain lingkungan desktop baru Unity, Canonical juga mengumumkan secara paralel Ubuntu Light yaitu implementasi Ubuntu berbasis pada Unity dan ditujukan pada pasar dual-boot “web-instan”.

Versi Ubuntu ini menawarkan chat, IM, browser, aplikasi media player bagi pabrikan komputer yang ingin menawarkan pengalaman “web-instan” yang bisa melengkapi Windows pada pasar komputer konsumen. Jadi lebih jelasnya, Ubuntu Light merupakan varian Ubuntu baru untuk pasar netbook yang menggunakan lingkungan desktop UI Unity.

UI Unity ini memiliki dock (konsep mirip Mac OS) yang memudahkan kita menjalankan aplikasi.

Kehebatan Ubuntu Light yang utama adalah menawarkan fitur booting sampai bisa mengakses browser hanya kurang dari 10 detik, bahkan katanya hanya 7 detik saat diukur menggunakan Dell Mini 10v dengan solid state disk. Varian baru Ubuntu ini juga menawarkan media player dan alat untuk mengintegrasikan dengan Windows untuk mengakses file musik, foto, dll. Jadi Ubuntu Light ini lebih ditujukan sebagai sistem operasi kedua atau pilihan dari yang standar.
https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/ubuntu-light-dan-unity-distro-ubuntu.html

misteri Perahu Nabi Nuh!!!

Jumat, 14 Mei 2010

Di sebuah gunung yg sentiasa diselimuti salju yg terletak di Timur Turki, tersembunyi sebuah misteri “berharga” yang berusia lebih dari 5000 tahun.
Peninggalan sejarah yg maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat ‘Stealth’ utk mengambil gambar objek yg terdampar di puncak gunung tersebut.

Gambar2 itu telah menjadi “rahasia besar” dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan “rahasia2″ penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus2 orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai “Gunung Kesengsaraan” atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa2 orang saja yang berhasil menaklukannya.Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya.
Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt.Ararat sekaligus dapat menyaksikan dgn mata kepala sendiri sebuah artifak yg ‘mahaberharga’ tersimpan abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak “mahaberharga” yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu?
Yup,menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)!
Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya.
Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark ,sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam ,artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.


Sebenarnya, zaman Nabi Noah AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu.
Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan utk menyadurkan logam.Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Noah/Nuh telah mengenal listrik.
Mengikut perkiraan para ahli ,Nabi Noah AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengahiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yg pernah melihat langsung “Noah Ark” di puncak Mt.Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara,The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.
Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah.Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi.

Ada juga Para Pengkaji berpendapat,”Noah Ark” berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola.
Luas pada bagian dalamnnya cukup utk menampung ratusan ribu manusia.Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya.
Totalnya,terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini,Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira2 terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut,sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya.Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah “drogue-stones”, di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level “iron oxide” atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis “vessel” ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq.
Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey,kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km.
Mount Ararat Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung,ia adalah sebuah gunung yg unik. Diantara salah satu keunikan yg terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.
Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yg mempunyai puncak yg terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut.Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya ,kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu “Russia,Iran, dan Turkey”.
Sebuah “batu nisan” yg didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt.Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.

Pada tahun 1917,Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 org pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis,arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut. Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju.

Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan

https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/misteri-perahu-nabi-nuh.html

Foto-foto Perahu Nabi Nuh

arkeolog dari China dan Turki

“Kami tidak menyebutkan hal itu 100 persen bahtera Nuh, tapi kami yakin 99,9 persen jika contoh kayu itu memang berasal dari struktur kapal Nabi Nuh yang karam di gunung ini 4.800 taun lalu,” ujar Yeung Wing-cheung, seorang pembuat film dokumenter yang juga anggota dari tim Noah’s Ark Ministries International.

Foto Perahu Nabi Nuh Ditemukan di Turki

Kelompok ini juga menyatakan bahwa unsur karbon yang terkandung telah membuktikan bahwa peninggalan ini berusia 4.800 tahun, persis dengan waktu ketika kapal Nabi Nuh itu diceritakan mengapung disana :) Berikut ini Foto Perahu Nabi Nuh yang ditemukan di Turki:

Foto Perahu Nabi Nuh

- Ini dia lokasi Foto Perahu Nabi Nuh di bukti Arafat.

Foto  Perahu Nabi Nuh

- Situs Kapal Nabi Nuh sebelum dibersihkan

Kapal Nabi Nuh

- Setelah dibersihkan, Seperti ini bentuk Asli Foto Perahu Nabi Nuh yang kuno tapi canggih. Di dalam perahu inilah sedikit umat Nabi Nuh AS diselamatkan Allah SWT dari banjir dahsyat setinggi gunung dan ratusan pasang binatang ikut serta didalamnya lho.

Perahu Nabi Nuh

- Gambaran suasana Foto Perahu Nabi Nuh terjadinya banjir dalam Injil yang terjadi pada tahun 1300 BC (Sebelum Masehi). Sekitar 25 tahun sebelum zaman Nabi Musa AS atau 1.300 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa AS. Lihat perbandingan ukuran perahu dengan Pesawar Modern Jumbo 747.

Nabi Nuh

Ini menandakan betapa besarnya kekuasaan Allah.SWT yang memperlihatkan kepada orang-orang musyrik melalui bajir besar yang memakan banyak korban jiwa dengan perantara Perahu Nabi Nuh!

https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/foto-foto-perahu-nabi-nuh.html

Temuan Perahu Nabi Nuh A.S.

mount_ararat


Di sebuah gunung yang sentiasa diselimuti salju yang terletak di Timur Turki, tersembunyi sebuah misteri "berharga" yang berusia lebih dari 5000 tahun. Peninggalan sejarah yang maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat 'Stealth' utk mengambil gambar objek yang terdampar di puncak gunung tersebut.


Gambar-gambar itu telah menjadi "rahasia besar" dan tersimpan rapi dengan kawalan yang ketat bersama dengan "rahasia-rahasia" penting yang lain di Pentagon. Sudah beratus-ratus orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yang kerap dijuluki juga sebagai "Gunung Kesengsaraan" atau dengan nama petanya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa orang saja yang berhasil menaklukannya.Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya.

Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yang dapat sampai ke puncak Mount Ararat sekaligus dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri sebuah artifak yang 'mahaberharga' tersimpan abadi dipuncaknya. Lalu apakah sebenarnya artifak "mahaberharga" yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu?

Menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)! Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur di dalam tanah selama kurang lebih 2000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya. Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark, sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam, artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.

bahtera_nuh

Sebenarnya, zaman Nabi Noah AS dulu tidaklah seprimitif yang kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu. Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yang digunakan utk menyadurkan logam.Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Noah/Nuh telah mengenal listrik.

Menurut perkiraan para ahli, Nabi Nuh AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun- tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengahiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yang pernah melihat langsung "Noah Ark" di puncak Mount Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara, The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.

Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yang memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah. Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki,83 kaki lebar,dan 50 kaki tinggi.

Ada juga Para Pengkaji berpendapat,"Noah Ark" berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola. Luas pada bagian dalamnya cukup untuk menampung ratusan ribu manusia. Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balak kayu digunakan untuk membangunnya. Totalnya, terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini. Mengikuti kajian dari Dr.Whitcomb, kira-kira terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung, 6300 jenis reptilia, 2500 jenis amfibia yg menaiki The Great Noah Ark tersebut, sisanya adalah para kaum Nabi Nuh yang percaya akan ajaran yang dibawanya. Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. Para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah "drogue-stones", di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level "iron oxide" atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis "vessel" ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

bahtera_nuh_02

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar 'Noah Ark' ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yang terletak di selatan Iraq. Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey, kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km.

Mount Ararat Mount Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung. Ia adalah sebuah gunung yang unik. Diantara salah satu keunikan yang terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu. Mount Ararat ini ialah salah satu gunung yang mempunyai puncak yang terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut. Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya, kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu "Russia, Iran, dan Turkey". Sebuah "batu nisan" yang didakwa kepunyaan nabi Nuh AS telah dijumpai di Mount Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.

Pada tahun 1917, Maharaja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 orang pakar dari berbagai bidang yang terdiri dari saintis, arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut. Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin. Mereka mencoba mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju.

Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan.
https://ayadihcliquers.blogspot.com/2010/05/temuan-perahu-nabi-nuh-as.html
 

© 2010 Ayadih - Design Google Blogs - Template N2y Sedikit Mirip By Nano Yulianto